Skip to main content
x

Simpang Susun Semanggi

WIKA Beton baru saja menyelesaikan proyek infrastruktur di kawasan pusat bisnis Jakarta, Simpang Susun Semanggi. Bekerja sama dengan perusahaan induknya sebagai kontraktor utama PT Wijaya Karya (WIKA), WIKA Beton menghasilkan komponen utama untuk dua jalan layang Simpang Susun Semanggi yang akan memfasilitasi kendaraan dari Grogol menuju Blok M dengan jarak 796 meter dan dari Cawang menuju Thamrin dengan jarak 826 meter.

Pada proyek Simpang Susun Semanggi, sejak pertengahan tahun 2016 WIKA Beton telah mulai memberikan kontribusi dalam rekayasa desain produk beton pracetak beserta produksinya. Kinerja WIKA Beton dalam engineering dan produksi ini dilakukan sejalan dengan visi WIKA Beton, yaitu untuk Menjadi Perusahaan Terkemuka Dalam Bidang Engineering, Production, dan Installation (EPI) Industri Beton di Asia Tenggara.

Sebagai komponen utama konstruksi Simpang Susun Semanggi, Box Girder dirancang secara akurat oleh insinyur WIKA Beton yang sangat kompeten dengan menerapkan Box Girder segmental menggunakan transformasi sumbu X, sumbu Y, dan sumbu Z untuk menyesuaikan permukaan jalan layang. Transformasi yang diterapkan pada Box Girder ini memerlukan mekanisme teknik berteknologi, dan berhasil dilakukan oleh WIKA Beton.

Setelah merancang dengan baik komponen utama proyek Simpang Susun Semanggi, WIKA Beton kemudian memproduksi produk beton pracetak di pabrik WIKA Beton di Karawang, Jawa Barat. Total jumlah segmen Box Girder adalah 295 buah, diproduksi dengan sistem produksi single line.

Simpang Susun Semanggi hampir selesai secara keseluruhan dengan sedikit tahap finishing. Infrastruktur ini perkirakan akan diresmikan pada Agustus 2017, menjelang Asian Games 2018. Menurut Gubernur DKI Jakarta terdahulu, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Simpang Susun Semanggi akan menjadi ikon kedua di Jakarta setelah Monumen Nasional atau Monas.